Malang, ITN.AC.ID – Pakan ternak yang bergizi merupakan faktor yang sangat penting untuk menghasilkan hewan ternak yang sehat dan berkualitas. Salah satunya pelet, yang berdasarkan ukurannya sangat cocok untuk pakan ternak jenis unggas (ayam dan bebek). Para peternak biasanya membuat sendiri pelet dari bahan-bahan mentah. Pembuatan pelet ini menjadi kendala di home industri ayam dan bebek milik Pak Hadi, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Pasalnya dalam pembuatan pelet masih manual menggunakan tangan. Masalah inilah yang berusaha dipecahkan oleh Muhammad Alfian Fauzannova, lulusan terbaik Teknik Industri D-3, Fakultas Teknologi Industri (FTI), Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang. “Saya amati pembuatan peletnya masih diaduk dengan tangan, dengan posisi bapaknya duduk di bawah. Lama kelamaan posisi tersebut bisa mengganggu kesehatan bapaknya. Usianya sudah 60 tahun,” tutur Alfian akrab disapa.
Baca juga : Kedaireka ITN Malang Ubah TPS Poncokusumo jadi Wisata Edukasi Berbasis TechnoparkAlfian kemudian memiliki ide untuk membantu Pak Hadi membuat alat/mesin pencacah dan pengolah pelet yang ergonomis. Keunggulan mesin ini lebih efektif dan efisien dalam produksi. Pencampuran pakan lebih berkualitas, dan komposisinya tercampur merata. Selain itu mampu memperbaiki kesalahan dan kesehatan kerja. “Waktunya juga lebih cepat 40 persen dari pembuatan secara manual,” imbuh pemilih IPK 3.67 ini. Alfian ikut diwisuda pada wisuda ITN Malang ke 68 tahun 2022 beberapa waktu lalu.
Baca juga : Rektor ITN Malang Lepas Keberangkatan Alumni Fresh Graduate BekerjaSemasa kuliah Alfian ternyata memiliki kesibukan diluar akademik. Ia punya kerja sampingan sebagai fotografer, videografer, serta editor video untuk salah satu youtuber di kota asalnya Madiun. Sejak 2020 ia memang tergabung dalam klub organisasi fotografer. Diakhir masa kuliahnya ia juga menyempatkan diri bekerja sebagai grafik desainer dan marketing assistant di salah satu agen umroh Surabaya yang berpusat di Jakarta. “Tugas saya mendesain brosur. Kadang juga membantu membuat power point untuk presentasi umroh. Karena pekerjaan ini bisa dilakukan secara online,” tandasnya. (Mita Erminasari/Humas ITN Malang)
