Gebyar-Alumni-Arsitektur-ITN-Malang

Gebyar Alumni Arsitektur ITN Malang, Ajang Membangun Networking

Ajang gelaran gebyar arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang menjadi momen penting untuk membangun jaringan antar sesama alumni. Hal ini mengingat jumlah alumni jurusan arsitektur yang sudah berjumlah banyak dan menyebar di sentero nusantara bahkan hingga ke luar negeri. “Membangun networking (jaringan) adalah salah satu tujuan dari gelaran ini. Dan ini sangat penting bagi alumni khususnya yang baru lulus,” terang c, ketua panitia, saat diwawancarai di sela-sela acara beberapa waktu lalu.

Selain membangun jaringan, pria yang akrab disapa Pindu itu juga menjelaskan beberapa manfaat dari penyelanggaraan acara ini. Di antaranya: dapat menjadi bahan bagi kampus untuk mengevaluasi alumninya dan alumni juga dapat memberikan masukan pada kampus. “Masalnya kampus dapat mengukur berapa lama setelah lulus alumni dapat kerja, kerja dibidang apa saja. Kamudian apakah pelajaran yang diberikan selama ini sudah sesuai dengan kebutuhan kerja, hal ini penting untuk menyusun kurikulum kampus,” terang lulusan Universitas Kanzawa Jepang itu.

Selain itu, dalam acara bertema Mengingat Jejak Membangun Asa itu, juga untuk menentukan ketua dari Ikatan Alumni Teknik Arsitektur serta penetapan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Dua hal ini penting bagi sebuah organisasi. “Selain milih ketua, kita ada guyub rukun, gebyar, dan makan-makan,” kata pria yang juga dosen Universitas Merdeka Malang itu.

Acara Ikatan Alumni Arsitektur ITN Malang (IAAI) melibatkan 33 angkatan sejak 1980 hingga sekarang, dan diikuti sebanyak 275 alumni.




Mahasiswa-ITN-Malang-Juara-LKTI-Nasional-di-Makassar

Mahasiswa ITN Malang Juara LKTI Nasional di Makassar

Satu lagi predikat nasional ditorehkan oleh mahasiswa Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang. Kali ini kampus biru berhasil menjadi juara III dalam ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat nasional. Lomba bertema drainase perkotaan itu digelar di Universitas Muhammadiyah Makasar pada 29 Maret lalu.

Tim ITN Malang yang terdiri atas tiga orang: Risky Wijayanto, Aji Surya Saksama, Nur Riska Amalia Putri, berhasil menyisihkan puluhan tim lainnya. Menurut Risky tidak mudah untuk lolos ke tahap presentasi di ajang itu. Tetapi anak-anak teknik sipil itu berhasil membuktikannya. “Dari puluhan tim itu, Cuma diambil 7 tim yang diberi kesempatan untuk presentasi. Dan kami terpilih di situ hingga menjadi juara III,” tutur mahasiswa semester 6 itu saat ditemui di ruang humas pada Sabtu (15/4). Pada babak akhir ini hanya ada empat kampus yang lolos, Universitas Brawijaya (UB) empat tim, ITN Malang, Unmuh Makasar, dan Uniska Kalimantan.

Sementara karya yang dilombakan oleh Risky dan kawan-kawan berjudul “Kota Berwawasan Lingkungan dengan Sistem Berbasis Pengelolaan Air Bersih di Kelurahan Karang Besuki, Sukun, Kota Malang”. Tema ini menawarkan pengelolaan air banjir menjadi air bersih yang dapat dimanfaatkan oleh warga.

Karya ini terinspirasi dari kejadian banjir yang pernah menimpa kawasan Karang Besuki beberapa waktu lalu. Mereka bertiga kemudian meninjau lokasi banjir dan mulai berpikir seandainya air banjir itu dapat diolah menjadi air bersih tentu banyak yang akan menggunakannya. “Kami mengerjakan LKTI ini selama dua minggu, sembari juga turun ke lapangan,” lanjut Risky.

Dalam tinjauan di lapangan itu, ditemukan tiga jenis air: black water yaitu air buangan kloset, storm water berasal dari air hujan, dan grey water berasal dari mencuci, mandi, dan cuci piring. Dari tiga jenis air ini yang bisa diolah menjadi air bersih hanya storm water dan grey water. “Black water itu masih mungkin diolah lagi, tetapi dengan rancangan kami ini hanya dua yang dapat diolah,” tuturnya.




POSTER PENDOPO NCC TERBARU

IACAC 2016: Sayembara Konsep Desain Pendopo NCC ITN Malang

Pendopo merupakan bagian dari sebuah rumah tradisional Jawa yang mempunyai arti penting, selain karena letaknya yang terdapat pada bagian paling depan dari sebuah rumah tinggal, fungsi sebuah pendopo adalah tempat untuk bersosialisasi dengan keluarga, kerabat maupun tetangga, demikian juga sebuah pendopo tidak hanya sekedar sebuah tempat tetapi mempunyai makna yang lebih dalam yakni mengaktualisasi kerukunan antara si penghuni dengan masyarakat sekitarnya/ kerabatnya. Dalam era globalisasi ada satu pergeseran dalam makna, fungsi maupun bentuk dari sebuah pendopo, dari skala kecil menjadi lebih luas, dari fungsi sederhana menjadi klebih kompleks, dari bentuk tradisonal ke modern.

ITN-Malang berkeinginan menghadirkan ‘Pendopo’ sebagai kelengkapan Kampus II di Tasikmadu dengan ketentuan :

  • Bangunan ‘Pendopo’ dengan Fungsi utama sebagai gedung serbaguna.
  • Bangunan yang dapat menjadi rujukan bagi kegiatan kampus, dengan skala nasional maupun internasional.
  • Fasilitas yang mampu mengakomodasi layanan formal dan informal bagi masyarakat luas.
  • Sebagai fasilitas kemahasiswaan yang mampu menginspirasi kegiatan pengembangan inovatif dan kreativitas mahasiswa Institut Teknologi Nasional Malang.
  • Bangunan ‘Pendopo’ mencerminkan keunikan arsitektur lokal, sebagai wadah seni, olah raga dan budaya.

Berikut lampiran Sayembara IACAC ITN 2016

KAK SAYEMBARA KONSEP DESAIN PENDOPO NCC ITN_2017.02.23

Lampiran KAK Sayembara Konsep Desain PENDOPO NCC IACAC 2016 ITN_2017.02.23




POSTER LOGO BRANDING CINDERAMATA TERBARU

IACAC 2016: Sayembara Desain Logo Branding & Cinderamata

Memasuki era pasar bebas yang telah dialami seluruh pelosok dunia, persaingan antar perguruan tinggi untuk mendapatkan kepercayaan sebagai perguruan tinggi yang terbaik dalam aspek keunggulannya tidak bisa dihindari lagi. ITN MALANG yang merupakan lembaga Pendidikan Tinggi yang Unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, bersiap mengedepankan potensi dan keunggulan untuk dipromosikan dan dipasarkan agar semakin banyak stake holder berkunjung di ITN MALANG. Memasarkan ITN MALANG berarti mendesain suatu perguruan tinggi agar mampu memenuhi dan memuaskan keinginan dan ekspektasi target marketnya. Target market suatu perguruan tinggi adalah untuk meningkatkan keunggulan dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang bermutu berbasis teknologi yang berdaya saing global.

Dengan dasar pemahaman di atas, ITN MALANG akan menggali dan mengeksplorasi berbagai gagasan inovatif dari segenap lapisan sivitas akademia untuk dapat dituangkan kedalam sebuah karya desain logo yang bertujuan untuk mempromosikan dan memasarkan ITN MALANG melalui Lomba Desain Logo Branding dan Cinderamata ITN MALANG.

Berikut Lampiran Sayembara IACAC ITN 2016:

Lampiran KAK Sayembara Desain Logo dan Cinderamata_2017.03.06

TOR LOMBA DESAIN LOGO BRANDING_2017.03.06