Rektor-ITN-Malang-dalam-even-internasional

Rektor ITN Malang: Kami Terus Berupaya Berpartisipasi Pada Event Internasional

Rektor-ITN-Malang-dalam-even-internasional

Berpartisipasinya Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang pada gelaran kontes mobil irit internasional di Singapura menjadi momentum baru. Pasalnya sejauh ini yang sering berkontestasi di ajang internasional adalah paduan suara. Ini berarti keterlibatan kampus biru pada ajang dunia semakin meningkat. “Kami akan terus berupaya berpartisipasi pada event internasional, tidak hanya bidang teknik mesin kedepannya tetapi pada semua jurusan,” terang Dr. Ir. Lalu Mulyadi, MT, Rektor ITN Malang usai memotong pita lauching mobil irit bersama tim UART G-UV (Uver Allies Racing Gasoline Urban Vehicle) di aula kampus I.

Pria asal Lombok itu juga menyatakan keterlibatan dalam event internasional ini sangat penting bagi perealisasian renstra ITN Malang ke depannya. Dimana kampus biru menargetkan world class university pada 2035 mendatang. “Mungkin saat ini masih memulai dari Singapura dan level Asia, tetapi nanti ke depannya bisa ke Eropa,” lanjut alumni Universitas Teknologi Malaysia (UTM) itu.

Dalam kesempatan tersebut, Lalu juga menyampaikan supportnya kepada tim UART G-UV serta berharap ITN Malang mendapat prestasi yang baik di ajang ini. Menurut pria empat anak itu, sejauh ini ITN Malang sudah membuktikan kualitasnya di ajang nasional. Yaitu dengan menjadi juara I lomba kapal cepat tanpa awak pada 2016, dan juara III mobil irit pada 2014 lalu. “Semoga nanti di Singapura kita bisa mendapat prestasi yang terbaik,” lanjutnya.

Sebelum acara selesai, Lalu sempat mencoba masuk ke dalam mobil seberat 215 kilogram itu untuk memastikan kenyamanan dan safetynya.

Dalam acara lauching ini juga turut hadir wakil rektor III bidang kemahasiswaan Dr. Eng. Ir. I Made Wartana, MT, Dekan Fakultas Teknik Industri, Dr. Ir. F. Yudi Limpraptono, MT, Kepala Jurusan Teknik Mesin, Sibut, ST, MT, dan Kepala humas, Elizabeth Catur Yulia, SH. (her)




Berbekal-Pernah-Juara-Nasional-ITN-Malang-Optimis-Terbaik-di-Singapura

Berbekal Pernah Juara Nasional, ITN Malang Optimis Terbaik di Singapura

Berbekal-Pernah-Juara-Nasional-ITN-Malang-Optimis-Terbaik-di-Singapura

Meskipun baru yang pertama kali ikut kontes mobil irit Shell Eco Marathon tingkat Internasional di Singapura, Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang optimis dapat menjadi yang terbaik. Optimisme ini mengacu pada capaian kampus biru selama ini yaitu pernah menjadi juara III di level nasional. “Kriteria lomba kali kami sangat menguasai, karena kami pernah juara III di level nasional pada 2014 laludan berkali-kali lolos. Untuk itu kami sangat optimis terbaik nanti di Singapura,” terang Anissatul Karimah, manajer tim UART G-UV (Uber Allies Racing Team Gasoline Urban Vehicle) saat diwawancara dalam acara Grand Launching Kreativitas Mahasiswa Mesin S-1 ITN Malang 2017 di aula kampus I.

Pengalaman tingkat nasional inilah yang terus dikembangkan oleh tim UART G-UV dengan melakukan penelitan lanjutan di beberapa bidangnya sehingga dapat disempurnakan. Menurut, Anissatul secara umum tidak ada perubahan dengan mobilnya kali ini, tetapi telah dilakukan pengembangan sehingga performa mobilnya akan lebih baik. “Penelitian kita sudah tahunan, sejak ikut lomba tingkat nasional. Tetapi untuk pembuatan mobil ini kami mulai sejak pertengahan 2016 lalu,” kata dara asal Kepanjen Malang itu.

Sayangnya, Anissatul belum bisa meceritakan spesifikasi pengembangannya lebih teknis lagi karena itu bagian dari rahasia kekuatan mobil. Namun dia mengatakan bahwa pada lomba 2014 mobilnya menghabiskan satu liter premium untuk jarak sejauh 83 kilometer. Kemungkinan kali ini akan lebih efisein lagi. “Maaf ya, nanti setelah lomba bisa kami ceritakan lebih detail lagi,” kata dia.

Menurut mahasiswi 20 tahun itu, dalam lomba yang akan digelar pada 15 hingga 19 Februari mendatang akan menilai dua hal yaitu efisiensi bahan bakar dan kecepatan laju mobil. “Jadi nanti kalau kita menang diadu kecepatan, maka akan dikirim ke ajang selanjutnya di London. Doakan ya,” ujarnya.

Sementara itu, Irvan Yulian Mahardika, sopir mobil bernomor 1817 menceritakan bahwa pertama mencoba ada sedikit kesulitan dikarenakan ban kecil padahal pemuda yang suka cross itu biasanya menggunakan mobil ban normal. Namun setelah mecoba beberapa kali sudah terasa meyatu dengan mobil berwarna merah itu. “Selain itu, ada beberapa kendala lain saat uji coba seperti bautnya copot dan pernah nabrak juga. Tapi sekarang sudah biasa,” lanjut mahasiswa asal Kalimantan itu.

Irvan juga menceritakan kecepatan puncak mobil ini adalah 90 kilometer per jam dengan berat 215 kilogram. Namun nanti dalam lomba hanya akan dipacu pada kecepatan 60 kilometer per jam.

Tim UART G-UV terdiri dari 7 orang di antaranya: Anissatul Karimah, Irvan Yulian Mahardika, Sholekhudin, Handrianus Hibur Janu, Muhammad Imron, Maolana Waliyul Amri, dan Wisnu Aribudiawan Rahman. Sementara dosen pendamping yaitu Eko Yohanes Setyawan, ST, MT. (her)




ITN-Malang-Luncurkan-Mobil-Hemat-Energi-Untuk-Ajang-Internasional-di-Singapura

ITN Malang Luncurkan Mobil Hemat Energi Untuk Ajang Internasional di Singapura

ITN-Malang-Luncurkan-Mobil-Hemat-Energi-Untuk-Ajang-Internasional-di-Singapura

Tepuk tangan yang meriah pantas rasanya diberikan pada Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang. Betapa tidak, kampus biru ini berani beradu kreativitas di ajang internasional, yaitu lomba mobil irit kriteria gasoline tingkat Asia di Singapura.

Kepastian berpartisipasinya kampus beralamat Jl. Sigura-gura ini ditetapkan setelah Dr. Ir. Lalu Mulyadi, MT, Rektor ITN Malang me-lauching tim beserta mobil sebelum dipaketkan ke negara patung singa itu di Aula kampus I kemarin.

Anissatul Karimah, manajer tim yang diberi nama UART G-UV (Uber Allies Racing Team Gasoline- Urban Vehicle), menceritakan bahwa ini merupakan pengalaman pertama di ajang internasional. Namun untuk level nasional timnya sudah beberapa kali berpartisipasi. “Untuk nasional kita sudah dua kali ikut, tahun 2012 dan tahun 2014,” terang dara asal Kepanjen Malang tersebut. Pengalaman itulah yang membuat dirinya berani ikut di ajang yang akan gelar pada 15-19 Februari mendatang.

Anissatul, sapaan akrabnya, merasa sangat spesial dengan lomba kali ini bukan hanya karena pertama kali, tetapi dirinya memiliki kesempatan untuk bersaing dengan setidaknya 122 negara se-Asia dan sekitar 300 tim. ITN Malang merupakan satu dari tiga kampus Malang yang ikut di ajang ini. Dua kampus lainnya adalah Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Universitas Brawijaya (UB).

Dalam acara bertajuk Grand Launching Kreativitas Mahasiswa Mesin S-1 ITN Malang 2017 itu, mahasiswi 20 tahun itu juga bercerita proses pendaftaran hingga dinyatakan boleh mengikuti kontes mobil irit Shell Eco-Marathon itu. Ada tiga tahap yang harus dilalui. Tahap I pendaftaran online membuat review, design, dan penggeraknya. Tahap II akomodasi berkaitan dengan reservasi dan transportasi. Tahap III pengiriman mobil. “Pendaftaran kita pada pertengahan 2016 lalu, dan sekarang tinggal saving mobil,” tuturnya.

Tim UART G-UV terdiri dari 7 orang di antaranya: Anissatul Karimah, Irvan Yulian Mahardika, Sholekhudin, Handrianus Hibur Janu, Muhammad Imron, Maolana Waliyul Amri, dan Wisnu Aribudiawan Rahman. Sementara dosen pendamping yaitu Eko Yohanes Setyawan, ST, MT. (her)




U.A.R.T-Hadir-dalam-Grand-Launching-Kreativitas-Mahasiswa-Mesin-S-1-732x1032

U.A.R.T Hadir dalam Grand Launching Kreativitas Mahasiswa Teknik Mesin S1

U.A.R.T-Hadir-dalam-Grand-Launching-Kreativitas-Mahasiswa-Mesin-S-1-732x1032

Mahasiswa teknik mesin S-1 menampilkan tiga U.A.R.T: Uber Alles Racing Team, Uber Alles Roboboat Team dan Uber Alles Roboplane Team. Jawara darat, laut dan udara ini akan di launcing dalam “Grand Launcing Kreativitas Mahasiswa Mesin S-1” pada Hari Rabu, 15 Februari 2017 di auditorium Kampus I ITN Malang.

U.A.R.T menjadi kebanggaan ITN Malang ini sudah menorehkan prestasi sejak awal kemunculan mengikuti kontes. Uber Alles Racing Team (U.A.R.T) tahun 2014 berhasil menyabet juara III Nasional dalam Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) se-Indonesia. Mewakili ITN dalam ajang yang sama Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2015 menyabet Juara Tujuh dari total 62 tim PTS dan PTN seluruh Indonesia. Dan tahun 2017 ini Uber Alles Racing Team (U.A.R.T) ITN Malang akan mengikuti ajang bergengsi Shell Eco-Marathon Asia 2017 di Singapura Bulan Maret mendatang.

Uber Alles Roboboat (U.A.R.T.) di tahun 2016 menjadi juara I dalam ajang Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional (KKCTBN) 2016 di Danau SIER Rungkut, Surabaya.

Dan Uber Alles Robot Plane Team (U.A.R.T.) dari awal keikutsertaannya lolos dalam laga Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2016 di Universitas Lampung (UNILA).Masuk 29 tim terbaik dari total 127 tim PTS dan PTN se-Indonesia.

Seperti apa sih kreativitas Mahasiswa Mesin S-1 ITN Malang ini ? Dengan melihatnya mahasiswa bisa termotivasi dan menambah pengetahuan mengenai teknologi. Sebagai ajang promosi bagi ITN Malang acara akan dibuka untuk umum. Maka apa lagi yang ditunggu, pastikan anda melihat secara langsung teknologi Tiga Jawara U.A.R.T ITN Malang. (sar)