{"id":2921,"date":"2023-12-22T06:02:00","date_gmt":"2023-12-22T06:02:00","guid":{"rendered":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/?p=2921"},"modified":"2024-01-04T06:07:40","modified_gmt":"2024-01-04T06:07:40","slug":"ada-nasi-bakar-dan-wonton-bazar-technopreneurship-teknik-industri-dorong-lahirnya-entrepreneur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/2023\/12\/22\/ada-nasi-bakar-dan-wonton-bazar-technopreneurship-teknik-industri-dorong-lahirnya-entrepreneur\/","title":{"rendered":"Ada Nasi Bakar dan Wonton, Bazar Technopreneurship Teknik Industri Dorong Lahirnya Entrepreneur"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><em>Ivan Ardiansah (paling kanan) bersama teman-temannya saat mengikuti bazar\u00a0technopreneurship\u00a0di Kampus 2 ITN Malang. (Foto: Istimewa)<\/em><\/p>\n<hr \/>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Malang,\u00a0<a href=\"http:\/\/itn.ac.id\/\" data-saferedirecturl=\"https:\/\/www.google.com\/url?q=http:\/\/ITN.AC.ID&amp;source=gmail&amp;ust=1704421942499000&amp;usg=AOvVaw2jgz-wnU3iVo5riIduJUZz\">ITN.AC.ID<\/a>\u00a0\u2013 Deretan stand yang menjual berbagai produk berjajar rapi di Hall Gedung Kuliah Teknik Industri, Kampus 2 Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang). Bazar kewirausahaan (<em>technopreneurship<\/em>) menjadi wadah implementasi dari mata kuliah\u00a0<em>technopreneurship<\/em>\u00a0di Prodi Teknik Industri S-1, ITN Malang, Senin (18\/12\/2023).<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Mahasiswa yang melakukan kegiatan bazar merupakan mahasiswa yang memprogram mata kuliah\u00a0<em>technopreneur<\/em>\u00a0di semester ganjil. Mereka telah menyelesaikan 14 kali pertemuan dalam kuliah, dan mempelajari ilmu kewirausahaan serta membuat perencanaan bisnis. Mata kuliah\u00a0<em>technopreneurship<\/em>\u00a0diampu oleh dua dosen, yaitu Sanny Andjar Sari, ST., MT, dan Dr. Prima Vitasari, S.Ip., M.Pd.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">\u201cKegiatan ini bertujuan untuk melatih mahasiswa melakukan implementasi bisnis secara nyata. Harapan kami, dengan belajar kewirausahaan mahasiswa dapat mengambil manfaat, menjadi bekal pengalaman, serta pengetahuan bagi mereka setelah lulus nanti,\u201d ujar Prima Vitasari saat dihubungi lewat sambungan Whatsapp, Rabu (20\/12\/2023).<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya bukan kali pertama mahasiswa teknik industri mengikuti bazar. Sebelumnya mahasiswa juga pernah mengikuti beberapa kali kegiatan bazar yang diselenggarakan oleh alumni ITN Malang. Baik yang diselenggarakan di kampus 2, maupun di kampus 1 ITN Malang.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Bazar di kampus 2 kali ini mengangkat tema\u00a0<em>Membangun Negeri dengan Wirausaha<\/em>. Ada 11 stand yang menjual aneka makanan dan minuman. Seperti nasi bakar dan wonton, es jelly, thai tea, baso aci, buah, dan aneka camilan. Waton atau wonton atau juga kerap disebut pangsit merupakan daging cincang yang dibungkus dengan lembaran tepung terigu. Nasi bakar, dan keripik brownies menjadi produk unggulan (<em>best seller<\/em>) yang laris manis.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">\u201c<em>Alhamdulillah<\/em>\u00a0animo warga kampus 2 ITN Malang juga baik. Produk yang dijual oleh tiap kelompok (stand) laku terjual habis saat bazar Senin lalu,\u201d kata Prima Vitasari.<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Baca juga : <a href=\"https:\/\/itn.ac.id\/alumni\/ika-itn-chapter-malang-gelar-bazar-umkm-terobosan-dalam-membangun-ekosistem\/\" data-saferedirecturl=\"https:\/\/www.google.com\/url?q=https:\/\/itn.ac.id\/alumni\/ika-itn-chapter-malang-gelar-bazar-umkm-terobosan-dalam-membangun-ekosistem\/&amp;source=gmail&amp;ust=1704421942499000&amp;usg=AOvVaw3olMWphY_P8brc0GogGW8O\">IKA ITN Chapter Malang Gelar\u00a0Bazar\u00a0UMKM: Terobosan dalam Membangun Ekosistem<\/a><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Produk yang dijual di bazar sebagian merupakan hasil karya mahasiswa teknik industri sendiri. Sedangkan selebihnya mereka menggunakan sistem\u00a0<em>reseller<\/em>\u00a0atau menjual produk dari\u00a0<em>supplier<\/em>\u00a0yang dikemas dengan tampilan berbeda dari produk sejenis.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">\u201cKami menekankan adanya inovasi dan kreativitas dalam menciptakan produk yang akan mereka jual. Khususnya pada pembuatan produk dan kemasan. Meskipun inovasi tidak sepenuhnya maksimal karena keterbatasan waktu dalam satu semester ini, namun kreativitas mahasiswa kami apresiasi dengan baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n<p><em><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-24220 size-full\" src=\"https:\/\/itn.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Mahasiswa-Teknik-Industri-S-1-ITN-Malang-foto-bersama-usai-menggelar-bazar-technopreneurship.png\" alt=\"\" width=\"900\" height=\"495\" \/><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Mahasiswa Teknik Industri S-1 ITN Malang foto bersama usai menggelar bazar\u00a0technopreneurship. (Foto: Istimewa)<\/em><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Mahasiswa merasa senang dengan kegiatan ini. Melakukan praktek memproduksi hingga menjual produk memberikan pengalaman kepada mereka selama mengikuti kuliah\u00a0<em>technopreneurship<\/em>. \u201cSemoga tahun depan kami bisa menyelenggarakan bazar\u00a0<em>technopreneur<\/em>\u00a0lagi, dan harapannya pengunjung bisa lebih banyak,\u201d harapnya.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Salah satu mahasiswa yang mengambil mata kuliah\u00a0<em>technopreneurship<\/em>\u00a0adalah Ivan Ardiansah. Mahasiswa semester 7 ini bergabung di stand kelompok 10. Selain Ivan, ada Rudi Basri, Adel Nurmiyalah, dan Zidni Ilma Nur Halisa. Mereka berempat menjual nasi bakar dan wonton.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">\u201cMenu utama stand kami adalah nasi bakar. Untuk\u00a0<em>branding<\/em>\u00a0kami menamakan nasi bakar \u2018SegoBongLicious\u2019. Dari segobong yaitu nasi bakar dan licious (<em>delicious<\/em>) yang artinya lezat,\u201d kata Ivan saat dihubungi lewat sambungan Whatsapp.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Mereka menyediakan dua varian\u00a0<em>topping<\/em>\u00a0pada nasi bakar, yaitu nasi bakar ayam suwir dan nasi bakar tongkol. Jualan mereka yang lainnya adalah wonton. Baik wonton maupun nasi bakar mereka membuat sendiri. Kedua produk ini dimasak langsung di stand bazar agar bisa langsung dinikmati pelanggan sewaktu makanan masih hangat.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Tidak asal memilih produk dan menjualnya. Mereka sebelumnya melakukan investigasi produk, dan ternyata nasi bakar dan wonton sangat disukai oleh masyarakat dari kalangan pemuda dan mahasiswa. Mereka melihat fenomena di warung nasi bakar dan warung wonton yang selalu ramai dan laris. Banyak yang mengantri untuk membeli wonton terutama dari kalangan mahasiswa.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">\u201cOleh karena itu kami memilih dua produk ini untuk bazar\u00a0<em>technopreneurship<\/em>. Kami juga mendapat banyak masukan dari dosen pengampu mata kuliah\u00a0<em>technopreneurship<\/em>, dan teman-teman hingga mampu menyempurnakan nasi bakar kami pada saat bazar,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Baca juga : <a href=\"https:\/\/itn.ac.id\/seputar-kampus\/dchurros-dan-shintic-produk-menarik-kaum-hawa\/\" data-saferedirecturl=\"https:\/\/www.google.com\/url?q=https:\/\/itn.ac.id\/seputar-kampus\/dchurros-dan-shintic-produk-menarik-kaum-hawa\/&amp;source=gmail&amp;ust=1704421942499000&amp;usg=AOvVaw2u3el7uDgPYOH8jqa9ythC\">D&#8217;Churros dan Shintic Produk Menarik Kaum Hawa<\/a><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Ivan berharap dengan diadakannya kegiatan bazar ini bisa menjadi sarana praktek pembelajaran berwirausaha bagi mahasiswa yang mengambil mata kuliah\u00a0<em>technopreneurship<\/em>.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">\u201cDengan bazar ini kami dapat mengasah kreativitas dan jiwa\u00a0<em>entrepreneurship<\/em>\u00a0sebelum nanti lulus dan terjun ke masyarakat. Selain itu kami juga dapat menerapkan ilmu yang kami pelajari. Semoga tahun depan skala bazar dapat diperbesar untuk menjangkau peserta bazar, serta konsumen yang lebih luas lagi,\u201d tandasnya. (Mita Erminasari\/Humas ITN Malang)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ivan Ardiansah (paling kanan) bersama teman-temannya saat mengikuti bazar\u00a0technopreneurship\u00a0di Kampus 2 ITN Malang. (Foto: Istimewa) Malang,\u00a0ITN.AC.ID\u00a0\u2013 Deretan stand yang menjual berbagai produk berjajar rapi di Hall Gedung Kuliah Teknik Industri,&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2922,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-2921","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"gutentor_comment":0,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2921","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2921"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2921\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2923,"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2921\/revisions\/2923"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2922"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2921"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2921"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2921"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}