{"id":2274,"date":"2022-09-23T04:48:00","date_gmt":"2022-09-23T04:48:00","guid":{"rendered":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/?p=2274"},"modified":"2022-09-26T04:53:59","modified_gmt":"2022-09-26T04:53:59","slug":"bertukar-sementara-bermakna-selamanya-itn-malang-sambut-mahasiswa-inbound","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/2022\/09\/23\/bertukar-sementara-bermakna-selamanya-itn-malang-sambut-mahasiswa-inbound\/","title":{"rendered":"\u201cBertukar Sementara, Bermakna Selamanya\u201d ITN Malang Sambut Mahasiswa Inbound"},"content":{"rendered":"<p><em>ITN Malang menerima 28 mahasiswa&nbsp;inbound&nbsp;Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) 2 tahun 2022. (Foto: Mita\/Humas ITN Malang)<\/em><\/p>\n<hr>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Malang,&nbsp;<a href=\"http:\/\/itn.ac.id\/\" data-saferedirecturl=\"https:\/\/www.google.com\/url?q=http:\/\/ITN.AC.ID&amp;source=gmail&amp;ust=1664245465342000&amp;usg=AOvVaw3lzo4NXIIAEOaUxWYrQokF\">ITN.AC.ID<\/a>&nbsp;&#8211; Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang menerima 28 mahasiswa&nbsp;<em>inbound<\/em>&nbsp;Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) 2 tahun 2022. \u201cBertukar Sementara, Bermakna Selamanya\u201d menjadi semboyan pengusung PMM 2. Sebagai kampus nasionalis, ITN Malang sudah kali kedua menerima, dan menyambut antusias mahasiswa PMM sebagai kebijakan Program Merdeka belajar Kampus Merdeka (MBKM), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Riset Teknologi (Kemendikbudristek).<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Ke 28 mahasiswa&nbsp;<em>inbound<\/em>&nbsp;diterima langsung oleh Rektor ITN Malang, Prof Dr Eng Ir Abraham Lomi, MSEE, di Auditorium Kampus 1 ITN Malang, Selasa (27\/9\/22). Mereka berasal dari 18 perguruan tinggi dari berbagai daerah di luar Pulau Jawa. Diantaranya, Universitas Medan Area, Universitas Sam Ratulangi Manado, Universitas Negeri Manado, Universitas Halu Oleo Kendari, Universitas Teknologi Sumbawa NTB, Universitas Mataram, Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Jambi, dan lain-lain.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Rektor menyatakan rasa bangganya menerima kehadiran mahasiswa&nbsp;<em>inbound<\/em>. Sebagai kampus nasionalis, ITN Malang menerima dengan tangan terbuka mahasiswa belajar lintas kampus untuk menambah wawasan dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Program ini juga untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap keberagaman budaya tanah air. Serta mendorong penguatan, dan perluasan kompetensi akademik mahasiswa.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">\u201cPMM memberi pengaruh kepada mahasiswa untuk saling mengenal satu sama lain, membangun jaringan, mengenal kebudayaan, latar belakang suku, dan sebagainya. Mungkin saja yang dulu berkeinginan kuliah di Pulau Jawa, akhirnya sekarang terwujud meskipun dengan waktu singkat,\u201d tutur rektor.<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Baca juga : <a href=\"https:\/\/itn.ac.id\/2021\/11\/25\/itn-malang-terima-mahasiswa-inbound-dari-berbagai-daerah\/\" data-saferedirecturl=\"https:\/\/www.google.com\/url?q=https:\/\/itn.ac.id\/2021\/11\/25\/itn-malang-terima-mahasiswa-inbound-dari-berbagai-daerah\/&amp;source=gmail&amp;ust=1664245465342000&amp;usg=AOvVaw07-kw77XMMILdnf5ziB7Zd\">ITN Malang Terima Mahasiswa&nbsp;<em>Inbound<\/em>&nbsp;dari Berbagai Daerah<\/a><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Menurut rektor, PMM menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa ketika kelak terjun ke masyarakat. Mahasiswa sudah mengenal banyak teman, dan berbagai daerah di Indonesia. Sangat tepat juga jika mahasiswa&nbsp;<em>inbound<\/em>&nbsp;memilih ITN Malang. Selain prestasi ITN Malang masuk 100 besar perguruan tinggi terbaik di Indonesia, ITN Malang juga merupakan kampus peringkat pertama perguruan tinggi swasta kategori institut se Indonesia.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">\u201cAdik-adik harus memanfaatkan kesempatan belajar di ITN Malang dengan sebaik-baiknya. Tetap jaga tata krama dan sopan santun dimana kalian tinggal. Dan, nanti saat pulang bisa menceritakan kisahnya selama mengikuti perkuliahan di ITN Malang. Selamat mengikuti program MBKM,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/itn.ac.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Rektor-ITN-Malang-Prof-Dr-Eng-Ir-Abraham-Lomi-MSEE-menyambut-mahasiswa-Program-Pertukaran-Mahasiswa-Merdeka.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-12473\"\/><figcaption>Rektor ITN Malang, Prof Dr Eng Ir Abraham Lomi, MSEE, menyambut mahasiswa Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka, di&nbsp;<em>Auditorium<\/em>&nbsp;Kampus 1 ITN Malang, Selasa (27\/9\/22).<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n<p style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu Drs. Sumanto, M.Si, PIC (<em>person in charge<\/em>) PMM ITN Malang menjelaskan, konsep PMM 2 ITN Malang hampir sama dengan PMM 1. Mahasiswa\u00a0<em>inbound<\/em>\u00a0akan mengikuti perkuliahan bersama mahasiswa reguler sesuai mata kuliah dan jurusan yang sudah terprogram. Sementara, untuk materi modul nusantara akan diberikan oleh Ir\u00a0Maranatha\u00a0Wijayaningtyas, ST MMT PhD IPU, dan Dr Hardianto, ST MT, yang sekaligus sebagai dosen pendamping.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">\u201cTahun ke 2 ini SKS khusus modul nusantara sebanyak 4 SKS. Berbeda dengan tahun sebelumnya hanya 2 SKS. Untuk sistem perkuliahan mahasiswa\u00a0<em>inbound<\/em>\u00a0akan dibaurkan dengan mahasiswa reguler. Sehingga ada interaksi, bisa kenal, dan bisa mempelajari budaya masing-masing,\u201d jelas Sumanto.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Selama kurang lebih empat bulan mahasiswa PMM akan belajar di ITN Malang. Mereka selain dikenalkan dan belajar budaya Malang, juga akan diajak mengunjungi tempat-tempat sejarah dan wisata di Malang.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Mahasiswa\u00a0<em>inbound<\/em>\u00a0yang antusias belajar di ITN Malang salah satunya adalah Andika Nur Fahriz Julianto, mahasiswa Universitas Musamus Merauke (UNMUS). Andika bersama enam orang temannya akan mengikuti perkuliahan di Teknik Mesin S-1 ITN Malang. Menurutnya, mahasiswa Teknik Mesin ITN Malang terkenal memiliki prestasi luar biasa.<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Baca juga : <a href=\"https:\/\/itn.ac.id\/2021\/12\/04\/mahasiswa-inbound-itn-malang-ikuti-rakortek-bappeda-kota-malang-dan-kunjungi-umkm-keripik-buah\/\" data-saferedirecturl=\"https:\/\/www.google.com\/url?q=https:\/\/itn.ac.id\/2021\/12\/04\/mahasiswa-inbound-itn-malang-ikuti-rakortek-bappeda-kota-malang-dan-kunjungi-umkm-keripik-buah\/&amp;source=gmail&amp;ust=1664245465342000&amp;usg=AOvVaw2gQ3NtHEjZOOuiSsdfVEaP\">Mahasiswa Inbound ITN Malang Ikuti Rakortek Bappeda Kota Malang dan Kunjungi UMKM Keripik Buah<\/a><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"font-weight: 400;\">\u201cKenal mesin ITN Malang dari teman-teman dan dari instagram. Teknik Mesin ITN luar biasa prestasinya. Dosen kami juga menyarankan untuk mendaftar PMM ke sini (ITN Malang), karena akreditasinya lebih bagus. Saya mengambil lima mata kuliah di ITN, karena nanti juga bisa dikonversi,\u201d ujar Andika. Ia mengambil lima mata kuliah di Teknik Mesin ITN Malang.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Hal sama juga diungkapkan oleh Dimas Abdul Fajar, mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Nasional (STITEKNAS) Jambi. Dimas juga mengenal Teknik Mesin ITN Malang dari media sosial instagram Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMM). \u201cTahu mesin ITN ya dari instagram. Di ITN saya akan mengambil enam mata kuliah. Harapannya kuliah di ITN Malang bisa mendapat banyak hal, pengalaman dan ilmu. Semoga nanti juga banyak mendapatkan teman,\u201d kata mahasiswa semester 5 yang suka hal baru dan tantangan ini. (Mita Erminasari\/Humas ITN Malang)<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ITN Malang menerima 28 mahasiswa&nbsp;inbound&nbsp;Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) 2 tahun 2022. (Foto: Mita\/Humas ITN Malang) Malang,&nbsp;ITN.AC.ID&nbsp;&#8211; Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang menerima 28 mahasiswa&nbsp;inbound&nbsp;Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) 2&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2275,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-2274","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"gutentor_comment":0,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2274","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2274"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2274\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2276,"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2274\/revisions\/2276"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2275"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2274"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2274"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2274"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}