{"id":2208,"date":"2022-08-04T06:42:25","date_gmt":"2022-08-04T06:42:25","guid":{"rendered":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/?p=2208"},"modified":"2022-08-04T06:43:06","modified_gmt":"2022-08-04T06:43:06","slug":"teknik-listrik-d-3-itn-malang-ciptakan-smart-fast-charging-bidik-kebutuhan-stasiun-pengisian-kendaraan-listrik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/2022\/08\/04\/teknik-listrik-d-3-itn-malang-ciptakan-smart-fast-charging-bidik-kebutuhan-stasiun-pengisian-kendaraan-listrik\/","title":{"rendered":"Teknik Listrik D- 3 ITN Malang Ciptakan Smart Fast Charging Bidik Kebutuhan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/itn.ac.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Kaprodi-Teknik-Listrik-D-3-ITN-Malang-Ir-Eko-Nurcahyo-MT-dua-dari-kanan-bersebelahan-dengan-Sekretaris-Prodi-Teknik-Listrik-D-3-Rachmadi-Setiawan-ST-MT-dan-mahasiswa-Teknik-Listrik-D-3-ITN-Malang.jpg\" alt=\"\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Kaprodi Teknik Listrik D-3, ITN Malang, Ir Eko Nurcahyo, MT,&nbsp;(dua dari kanan)&nbsp;bersebelahan dengan Sekretaris Prodi Teknik Listrik D-3, Rachmadi Setiawan, ST MT,&nbsp;dan&nbsp;mahasiswa Teknik Listrik D-3 ITN Malang.&nbsp;(Foto: Yanuar\/Humas ITN Malang)<\/em><\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Malang.&nbsp;<a href=\"http:\/\/itn.ac.id\/\">ITN.AC.ID<\/a>&nbsp;\u2013 Teknik&nbsp;Listrik&nbsp;D-3 Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang menciptakan&nbsp;<em>smart fast charging<\/em>&nbsp;sebagai alat pengisian cepat baterai sepeda motor listrik. Bernama&nbsp;<em>Smart Fast Charging<\/em>&nbsp;<em>Nasional<\/em>&nbsp;<em>Power<\/em>, merupakan terobosan teknik listrik D-3 untuk membidik kebutuhan akan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti diketahui, sepeda motor listrik saat ini makin popular. Dengan peningkatan jumlah kendaraan listrik, maka tidak menutup kemungkinan akan banyak&nbsp;membutuhkan&nbsp;infrastruktur pengisian listrik untuk kendaraan bermotor listrik berbasis baterai di tempat-tempat umum.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sepeda berbahan bakar sumber tenaga listrik ini ramah lingkungan. Karena listrik merupakan sumber daya alam (SDA) yang dapat diperbaharui, sehingga mengurangi SDA berbahan fosil. Selain perawatannya mudah,&nbsp;sepeda&nbsp;motor listrik tidak menimbulkan suara bising, dan polusi udara. Seperti halnya penggunaan bahan bakar minyak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Kaprodi Teknik Listrik D-3, ITN Malang, Ir Eko Nurcahyo, MT, dengan penggunaan teknologi&nbsp;<em>fast charging<\/em>&nbsp;pada&nbsp;pengisian bateraidapat memberikan efektifitas waktu. Sehingga pengisian daya baterai menjadi singkat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKami sedang mengembangkan model&nbsp;<em>fast charging<\/em>&nbsp;untuk SPKLU dengan pengisian yang lebih cepat. Sehingga masyarakat tidak menunggu terlalu lama didalam mengisi ulang baterai. Dan jangan khawatir, pengisian baterai ini juga memperhatikan unsur&nbsp;<em>safety<\/em>,\u201d kata Eko, saat ditemui di Kampus 2 ITN Malang beberapa waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dikatakan Eko, kelebihan alat ini dilengkapi&nbsp;<em>fast charging scanning systems<\/em>.&nbsp;<em>Fast charging<\/em>&nbsp;memiliki kemampuan bisa mengisi sepeda dan mobil listrik dengan spesifikasi antara 12-60 volt, dan arus 1-5 ampere. Dengan menggunakan&nbsp;<em>scanning sistem<\/em>.&nbsp;<em>F<\/em><em>ast&nbsp;<\/em><em>C<\/em><em>harging&nbsp;<\/em><em>Nasional Power<\/em>&nbsp;khusus untuk pengisian baterai lithium ion.&nbsp;Dilengkapi baterai manajemen sistem (BMS) yang dapat mengatur temperatur suhu tegangan saat melakukan pengisian daya. Sehingga, BMS dapat melindungi baterai dari suhu yang tinggi. Sekaligus mencegah terjadinya&nbsp;<em>overcharge<\/em>&nbsp;dan&nbsp;<em>over discharge<\/em>&nbsp;pada baterai.&nbsp;<em>Overcharge<\/em>&nbsp;diakibatkan oleh proses pengisian terlalu lama, atau terus-menerus diberi tegangan berlebih. Sementara&nbsp;<em>over discharge<\/em>&nbsp;adalah kebalikannya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/itn.ac.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Smart-Fast-Charging-Nasional-Power-karya-Teknik-Listrik-D-3-ITN-Malang-merupakan-terobosan-untuk-membidik-kebutuhan-akan-stasiun-pengisian-kendaraan-listrik-umum-SPKLU.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-12117\"\/><figcaption><em>Smart Fast Charging<\/em>&nbsp;<em>Nasional<\/em>&nbsp;<em>Power&nbsp;<\/em>karya Teknik Listrik D-3, ITN Malang merupakan terobosan untuk membidik kebutuhan akan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU). (Foto: Yanuar\/Humas ITN Malang)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sepeda motor listrik mempunyai tegangan sendiri-sendiri, ada yang 12 volt, 25 volt, 48 volt, 60 volt. Umumnya SPKLU hanya menyediakan satu tegangan. Sehingga sepeda motor listrik harus mencari SPKLU sesuai tegangannya. Makanya,&nbsp;<em>fast charging<\/em>&nbsp;ITN Malang dinamakan s<em>mart fast charging<\/em>&nbsp;karena bisa mengisi bermacam sepeda motor listrik sesuai dengan tegangannya.&nbsp;Dan, karena ini&nbsp;<em>fast charging&nbsp;<\/em>maka jangka waktu pengisian baterai sekitar 15 sampai 30 menit. Karena umumnya pengisian baterai motor listrik&nbsp;membutuhkan waktu&nbsp;sekitar 2 jam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKelebihan&nbsp;<em>by<\/em>&nbsp;<em>scanning sistem<\/em>.&nbsp;Alat ini juga dinamakan&nbsp;<em>smart<\/em>&nbsp;<em>fast charging<\/em>, karena&nbsp;menyediakan daya untuk berbagai jenis sepeda motor listrik. Karena umumnya SPKLU hanya menyediakan satu tegangan. Kalau&nbsp;<em>smart<\/em>&nbsp;<em>fast charging&nbsp;<\/em>inibisa untuk mengisi sepeda berbagai tegangan. Semisal daya sepeda listrik berdaya 48 volt, sekian ampere. Nanti akan tepat mengisinya. Jadi tidak ada kelebihan tegangan, dan aman,\u201d imbuh Eko.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Smart&nbsp;<\/em><em>F<\/em><em>ast&nbsp;<\/em><em>C<\/em><em>harging<\/em>&nbsp;<em>Nasional Power<\/em>&nbsp;berlogo ITN ini memiliki dimensi 330 cm x 330 cm x 1.200 cm. Pembangkit listrik untuk pengisian s<em>mart fast charging<\/em>&nbsp;bisa menggunakan listrik dari PLN ataupun dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).&nbsp;<em>Smart Fast<\/em><em>C<\/em><em>harging<\/em>&nbsp;<em>Nasional Power<\/em>&nbsp;sudah diujicobakan kepada sepeda listrik buatan SMK Nasional Malang. Harapan kedepan&nbsp;<em>Smart fast<\/em><em>&nbsp;charging<\/em>&nbsp;dapat memberikan kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik untuk melakukan pengisian kembali energi baterai yang digunakan sebagai sumber daya penggerak kendaraan listrik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ada rencana produksi massal untuk&nbsp;<em>smart fast charging<\/em>&nbsp;yang disatukan dalam satu paket dengan motor listrik buatan SMK Nasional. \u201cMinimal ada SPKLU di tempat-tempat umum&nbsp;yang&nbsp;strategis. Sehingga pengguna sepeda listrik tidak kesulitan dalam mengisi ulang baterainya,\u201d tandas Eko.&nbsp;(Mita Erminasari\/Humas ITN Malang)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kaprodi Teknik Listrik D-3, ITN Malang, Ir Eko Nurcahyo, MT,&nbsp;(dua dari kanan)&nbsp;bersebelahan dengan Sekretaris Prodi Teknik Listrik D-3, Rachmadi Setiawan, ST MT,&nbsp;dan&nbsp;mahasiswa Teknik Listrik D-3 ITN Malang.&nbsp;(Foto: Yanuar\/Humas ITN Malang)&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2209,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-2208","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-inovasi"],"gutentor_comment":2,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2208","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2208"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2208\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2211,"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2208\/revisions\/2211"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2209"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2208"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2208"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2208"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}