{"id":2102,"date":"2022-06-16T06:16:24","date_gmt":"2022-06-16T06:16:24","guid":{"rendered":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/?p=2102"},"modified":"2022-06-16T06:16:25","modified_gmt":"2022-06-16T06:16:25","slug":"itn-malang-kembangkan-pusat-riset-dan-inovasi-teknologi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/2022\/06\/16\/itn-malang-kembangkan-pusat-riset-dan-inovasi-teknologi\/","title":{"rendered":"ITN Malang Kembangkan Pusat Riset dan Inovasi Teknologi"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal TNI (Purn.) Dr. H. Moeldoko, S.I.P., (baju putih) sedang berdiskusi mengenai\u00a0smart\u00a0home\u00a0system\u00a0dengan dosen ITN Malang, Dr. Eng. Aryuanto Soetedjo, ST., MT.\u00a0(Foto: Yanuar\/Humas ITN Malang)<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Malang,&nbsp;<a href=\"http:\/\/itn.ac.id\/\">ITN.AC.ID<\/a>&nbsp;\u2013 Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang lewat Pusat Riset dan Inovasi Teknologi (<em>Research and Technology Innovation Centre<\/em>) ITN Malang selama ini sudah banyak menghasilkan karya. Berbagai alat inovatif ramah lingkungan dikembangkan guna mendukung kebutuhan manusia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karya-karya tersebut sukses dipamerkan pada acara peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang dihadiri oleh Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal TNI (Purn.) Dr. H. Moeldoko, S.I.P., di Kampus 2 ITN Malang, 23 Maret 2022 lalu. Bahkan, hasil karya dosen dan mahasiswa Kampus Biru ini mendapat apresiasi dari Moeldoko.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketua LPPM ITN Malang,&nbsp;Awan&nbsp;Uji Krismanto, ST, MT, Ph.D, menyatakan, ITN Malang sudah mempunyai Pusat Riset dan Inovasi Teknologi yang terdiri atas empat pusat kajian, yang salah satunya akan dikembangkan menjadi pusat riset dan pelatihan untuk energi baru terbarukan. Pusat penelitian dan inovasi ini juga akan menjadi asesmen (<em>assessment<\/em>), pelatihan kompetensi, dan pemanfaatan EBT.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cPusat penelitian, dan pelatihan&nbsp;<em>renewable<\/em>&nbsp;<em>energy<\/em>&nbsp;nantinya akan mengembangkan secara terintegrasi pemanfaatan energi baru terbarukan,\u201d ujar Awan saat ditemui di ruangannya, Kamis (24\/4\/2022).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keinginan ITN Malang sangat kuat dalam pengembangan EBT. Mengingat&nbsp;potensi sumber daya alam dan&nbsp;luasnya Indonesia,&nbsp;sehingga sampai saat ini&nbsp;masih ditemui adanya daerah-daerah yang belum terjangkau oleh PLN. Harapannya, dengan karya inovasi ITN Malang bisa membantu daerah-daerah yang kekurangan pasokan energi listrik&nbsp;terutama untuk daerah&nbsp;3T (terdepan, terluar, tertinggal).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKami (ITN Malang) ingin nantinya daerah yang belum ada, atau kesulitan jaringan PLN bisa menjadi daerah mandiri energi. Agar saudara-saudara kita di tempat terpencil, terisolasi, dan terpisah bisa menikmati listrik berbasis energi baru terbarukan. Bebas polusi, dan bisa juga dimanfaatkan mulai daerah terpencil sampai pusat kota,\u201d imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berbagai alat inovasi yang dipamerkan seperti&nbsp;<em>artificial intelligence based solar tracker, smart&nbsp;home&nbsp;system<\/em>,&nbsp;atau teknologi rumah pintar, alat konversi udara ke air, turbin angin, kolektor energi panas matahari, turbin air,&nbsp;<em>solar tracker single axis, solar tracker double axis,<\/em>&nbsp;panel surya,&nbsp;<em>microgrid<\/em>, sistem hybrid, mobil listrik. Ada juga&nbsp;<em>smart super charger<\/em>&nbsp;untuk pengisian cepat baterai sepeda motor listrik, mobil berbahan bakar energi surya, dan lain-lain.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i1.wp.com\/itn.ac.id\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Usai-MoU-ITN-Malang-siap-berkolaborasi-dengan-Kantor-Staf-Kepresidenan-KSP-Republik-Indonesia..jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-11563\"\/><figcaption>Usai MoU ITN Malang siap berkolaborasi dengan Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Republik Indonesia. Kika: Ida Soewarni, ST, MT&nbsp;(dosen PWK); Dr. Eko Yohanes, ST, MT (dosen Teknik Mesin S-1), Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Rektor ITN Malang Prof. Dr. Eng. Ir. Abraham Lomi, MSEE,&nbsp;Ketua LPPM ITN Malang,&nbsp;Awan&nbsp;Uji Krismanto, ST, MT, Ph.D; Dr. Eng. I Komang Somawirata, ST., MT (Kaprodi Teknik Elektro S-1), Dr. Eng. Aryuanto Soetedjo, ST., MT.(dosen Teknik Elektro S-1), dan Dr. Ir. Ibnu Sasongko, MT (dosen PWK).<br>&nbsp;<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cAda juga sistem kendali berbasis&nbsp;<em>artificial intelligence<\/em>. Jadi kami membuat suatu solar tracker penjejak matahari berbasis kecerdasan buatan. Dengan harapan kontrol yang dihasilkan lebih bagus, lebih halus, dan lebih akurat,\u201d jelas Awan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara untuk teknologi tepat guna yang ditampilkan berupa mesin serbaguna seperti,&nbsp;<em>hammer mill<\/em>&nbsp;untuk mengupas kulit batok kemiri, dan menghancurkan bahan kompos; mesin&nbsp;<em>huller<\/em>&nbsp;untuk mengupas kulit sorgum, padi, dan kulit kopi kering; mesin&nbsp;<em>chopper<\/em>&nbsp;untuk memotong daun-daunan yang akan dijadikan pupuk kompos, atau pakan ternak; mesin&nbsp;<em>mixer horizontal<\/em>&nbsp;untuk mencampur bahan kering, atau bahan pakan; mesin&nbsp;<em>roasting<\/em>&nbsp;untuk mengeringkan biji kopi, dan kemiri, serta masih banyak lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Awan, seperti&nbsp;<em>smart&nbsp;home&nbsp;system<\/em>&nbsp;berbasis energi surya seratus persen mendapat daya dari&nbsp;<em>renewable<\/em>&nbsp;<em>energy<\/em>. Dimana dengan&nbsp;<em>smart home system<\/em>&nbsp;manajemen energi di rumah bisa dimonitor dan dikendalikan dari jarak jauh. Baik untuk menghidupkan dan mematikan beban yang ada di rumah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSemua bisa dikendalikan dari jarak jauh selama terkoneksi dengan jaringan internet. Beban bisa berupa AC, mesin cuci, pompa air, kipas angin, televisi, lampu, dan lain-lain. Semua bisa dikendalikan meskipun kita sedang berada di luar kota. Sistem kerjanya memakai sensor, melalui jaringan internet mengirimkan data pada server. Dari server bisa dimonitor. Bisa diaplikasikan lewat HP atau PC bergantung permintaan,\u201d bebernya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dijelaskan pula alat hasil pengembangan Dr. Eko Yohanes, ST, MT, dosen Teknik Mesin S-1 ITN Malang, dan tim.\u00a0Alat umumnya mengembangkan sistem micro energi. Merupakan gabungan dari beberapa sumber energi baru terbarukan sehingga dapat dimanfaatkan. Manajemen energinya dijadikan satu kemudian energinya diatur untuk memenuhi kebutuhan beban. Jika energi berlebih maka akan disimpan dalam baterai, dan kalau kekurangan baterai akan bekerja. Yang biasa dikenal dengan sistem\u00a0<em>microgrid<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karya Eko Yohanes lainnya adalah&nbsp;<em>water heater<\/em>&nbsp;berbasis energi surya, sekaligus dari evaporator dari udara bisa menghasilkan air. Kerja&nbsp;<em>water heater<\/em>&nbsp;ini membutuhkan energi yang sangat besar. Maka, efisiensinya harus memakai energi tenaga surya. Sehingga dari sisi ekonomis tidak perlu lagi memakai listrik dari PLN.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cNah, kalau alat ini cocok untuk daerah-daerah kering. Belum lagi karya yang lain, seperti turbin air yang bisa menyesuaikan sudunya. Harapannya kami (ITN Malang) bisa membantu permasalahan di daerah.,\u201d jelas&nbsp;Eko&nbsp;ditemui di tempat yang sama. (Mita Erminasari\/Humas ITN Malang)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal TNI (Purn.) Dr. H. Moeldoko, S.I.P., (baju putih) sedang berdiskusi mengenai\u00a0smart\u00a0home\u00a0system\u00a0dengan dosen ITN Malang, Dr. Eng. Aryuanto Soetedjo, ST., MT.\u00a0(Foto: Yanuar\/Humas ITN Malang) Malang,&nbsp;ITN.AC.ID&nbsp;\u2013 Institut&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2103,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-2102","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"gutentor_comment":0,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2102","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2102"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2102\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2104,"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2102\/revisions\/2104"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2103"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2102"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2102"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2102"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}