{"id":1143,"date":"2021-08-30T05:53:43","date_gmt":"2021-08-30T05:53:43","guid":{"rendered":"http:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/?p=1143"},"modified":"2021-08-30T05:53:44","modified_gmt":"2021-08-30T05:53:44","slug":"waktunya-berkarya-membuat-lilin-hias-yang-cantik-dan-harum","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/2021\/08\/30\/waktunya-berkarya-membuat-lilin-hias-yang-cantik-dan-harum\/","title":{"rendered":"Waktunya Berkarya ! Membuat Lilin Hias yang Cantik dan Harum"},"content":{"rendered":"\n<p>Malang, ITN.AC.ID &#8212; Membuat lilin yang cantik dan wangi sangat mudah, sehingga bisa dibuat sendiri di rumah. Selain berfungsi untuk penerangan, penghias ruangan, keperluan keagamaan, aromaterapi, souvenir, lilin juga bisa menjadi benda yang memiliki nilai seni tinggi.<\/p>\n<p>Lilin aromaterapi berfungsi untuk kesehatan sebagai relaksasi memberikan kenyamanan, menghilangkan stress dan kecemasan. Maka tidak ada salahnya jika kita mencoba membuat lilin sendiri. Inilah cara dan tips pembuatan lilin hias yang cantik dan harum versi tim dosen Teknik Kimia S-1 Institut Teknologi nasional (ITN) Malang.<br \/>Bahan yang dibutuhkan :<br \/>\u00a7 Paraffin dan atau beeswax<br \/>\u00a7 Stearin<br \/>\u00a7 Pewarna (serbuk, batang \/ crayon, cat minyak)<br \/>\u00a7 Pengharum (parfum \/ essence oil: kenanga, jasmine, lavender, rose, dll)<br \/>\u00a7 Benang katun (sumbu)<br \/>\u00a7 White oil<\/p>\n<p>Alat-alat yang diperlukan :<br \/>\u00a7 Baskom besar<br \/>\u00a7 Baskom kecil<br \/>\u00a7 Pemanas (kompor : listrik, LPG, Portable)<br \/>\u00a7 Pengaduk \/ spatula kayu<br \/>\u00a7 Cup karton untuk menaruh warna<br \/>\u00a7 Cetakan (cetakan puding, cetakan es, keramik, gelas kecil bening bagi yang ingin membuat lilin dengan warna-warna yang cantik, dll)<br \/>\u00a7 Pensil\/sumpit\/tusuk sate\/stik es krim<br \/>\u00a7 Pisau dan talenan<\/p>\n<p>Cara kerja :<br \/>1. Siapkan cup karton, untuk menaruh warna dan membantu menuangkan lilin ke dalam cetakan<br \/>2. Siapkan cetakan \/ gelas untuk mencetak lilin<br \/>3. Ikatkan tali kasur \/ benang katun (sebelumnya dicelup lilin cair supaya bisa tegak) untuk sumbu pada pensil\/sumpit\/tusuk sate, panjang sumbu disesuaikan dengan tinggi cetakan gelas<br \/>4. Letakkan pensil\/sumpit\/tusuk sate di atas gelas dengan tali tepat di tengah gelas, letakkan ujung yang bebas ke dasar gelas<br \/>5. Siapkan pewarna (serbuk\/batang\/cat cair\/cat minyak), masukkan ke dalam cup karton<br \/>6. Potong-potong lilin dan masukkan ke dalam baskom kecil<br \/>7. Isi baskom besar dengan air, panaskan diatas kompor, masukkan baskom kecil di dalam baskom besar<br \/>8. Lelehkan lilin (tim) di atas api kecil<br \/>9. Lilin hanya butuh waktu sebentar untuk meleleh sempurna<br \/>10. Segera tuangkan lilin cair ke dalam cup karton yang sudah berisi pewarna, aduk dengan cepat sampai pewarna larut dengan baik<br \/>11. Dengan hati-hati tuangkan lilin cair berwarna ke dalam gelas atau cetakan yang sudah diberi dengan pewangi<br \/>12. Biarkan lilin menjadi dingin dan mengeras<br \/>13. Lepas tali kasur dengan hati-hati dari pensil\/sumpit\/tusuk sate<br \/>14. Jadilah lilin hias cantik dan harum<\/p>\n<p>Tips :<br \/>1. Jangan panaskan paraffin dengan api langsung supaya tidak terlalu meletup<br \/>2. Mencairkan parafin pada suhu sekitar 50-60 jangan sampai mendidih<br \/>3. Memberikan parfum, oil essence di sekitar sumbu supaya aromaterapi lebih terasa<br \/>4. Sebelum masuk cetakan, olesi cetakan (gelas, cetakan puding, cetakan es, keramik) dengan sedikit minyak, supaya lilin mudah dilepas kecuali cetakan disertakan sebagai souvenir<br \/>5. Selain menggunakan bahan parafin bisa juga menggunakan lilin kedelai (soy wax) dan lilin lebah (beeswax) yang lebih ramah lingkungan, tetapi dari segi harga lebih mahal dan bahan bakunya terbatas<br \/>6. Untuk membuat lilin transparan dilakukan dengan menambahkan polimer CT\/PVC serbuk yang juga sangat mahal harganya<br \/>7. Boleh menambahkan stearin (10%) dalam campuran atau white oil.<br \/>8. Untuk membuat lilin dengan beberapa lapis warna, tuanglah tiap warna dengan jeda beberapa saat atau sampai lilin menjadi gel sebelum menuangkan warna lainnya<br \/>9. Ukuran benang\/sumbu yang digunakan disesuaikan dengan cetakan. Semakin besar cetakan maka menggunakan benang\/sumbu ukuran tebal, dan begitu pula sebaliknya. (Sumber: itnmalangnews.id)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":1,"featured_media":1144,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-1143","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-inovasi"],"gutentor_comment":1,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1143","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1143"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1143\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1145,"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1143\/revisions\/1145"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1144"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1143"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1143"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fakultas.itn.ac.id\/FTI\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1143"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}